Ilmu dan Rejeki itu sama seperti makanan #kultum




Mungkin yang akan ada di bayangan kalian adalah aneh ketika membaca judul ini "ilmu dan rejeki sama seperti makanan" tapi bagi saya hal itu benar sekali. Gimana sih prinsip makanan diolah di dalam tubuh kita..? Makanan yang kita makan masuk ketubuh kita untuk diserap sari2 nya, kemudian di buang dengan veses. Apa jadinya klo veses tidak dibuang? Kesehatan tubuh bisa terganggu dan pastinya bisa menyebabkan kematian. *maaf orang susah kencing saja sampai di operasi, gimana halnya klo veses, sama saja,, semakin banyak dan tidak lancar maka membuat penyakit. Siapa yang merasakan? Ya orang itu sendiri... Semakin lancar metabolisme tubuh kita maka kita akan semakin sehat.

Kemudian apa persamaan nya dengan rejeki dan ilmu? Prinsipnya simple juga, sama seperti makanan, semua ilmu dan rejeki yang kita peroleh harus kita salurkan kembali keluar dr tubuh kita. Barangkali setelah kita keluarkan dr tubuh kita bisa bermanfaat untuk lainnya. Pepatah mengatakan ilmu yang bermanfaat ialah ilmu yang berguna bagi orang lain. Ga ada guna nya kita pelit ilmu, ga ada gunanya juga kita pelit rejeki, toh rejeki itu datang nya dari Allah, itu juga cuma titipan. Di salah satu suratnya Allah berfiman "barang siapa membelanjakan harta nya di jalan Allah dan digunakan untuk kebaikan maka Allah akan membalas nya dengan balasan yang lebih besar" gimana? Masih mau nggak percaya...? 

Lantas gimana contoh sakit nya? Gini bro sist... Klo veses kita ga keluar bisa bikin sakit kan? Klo ilmu dan rejeki kita ga kita keluarin bakal bikin kita lupa diri, bikin sombong,dsbnya. Hal ini salah satu penyakit kejiwaan lho, imbas nya bisa menimbulkan iri dari orang lain, efeknya bisa juga kena ke keluarga kita, entah istri suami anak atau orang tua kita. Belum lagi berbagai ujian dari Allah yang terus datang tak henti-hanti nya, mungkin sebagian orang beranggapan itu musibah, tapi sebenarnya itu adalah ujian untuk kita semua, apakah kita sebagai manusia masih ingat akan kebesaranya..

Yuk gunakan ilmu kita untuk membantu orang lain atau ajarkan orang lain mengenai ilmu yang kita miliki,, supaya ilmu kita bermanfaat untuk orang banyak... Jangan lupa juga harta kita juga hanya titipan,, bantulah orang2 yang membutuhkan... Orng yg membutuhkan belum tentu fakir miskin dan pengemis loh ya,, mereka aja yg ga mau kerja klo seperti itu...

Tetap semangat, sebarkan energi positifmu, Barakaallah...
Share on Google Plus

About RAFA (Low Cost Travel In Indonesia)

This is a short description in the author block about the author. You edit it by entering text in the "Biographical Info" field in the user admin panel.
    Blogger Comment
    Facebook Comment