- Bandara KLIA2 ini nyaris seluruh lantainya berkarpet, jadi lumayan lah kalau tidur di KLIA2, berkarpet cuy, gak langsung lantai koq.
- Untuk tidur di bandara tentu sifatnya siapa cepat dia dapat ya, jadi ya cepet-cepetan aja dapet tempat yang tersedia.
- Jangan lupa ada Mushola alias Surau. Bisa juga jadi alternatif lokasi untuk tidur, meskipun kadang agak sungkan ya. Di situ sholat, yang sini ngorok, duh..
- Bawa botol kosong. Di KLIA2 ini (biasanya deket dengan pintu masuk ke toilet), ada air minum gratis dari tap water begitu. Selain bisa berhemat, kadang kalau kita sampai di bandara tengah malam, untuk beli minuman jadi harus cari resto atau mart yang masih buka. Meskipun ada juga yang buka 24 jam, tapi kalau jalan juga lumayan
Perlu Keluar Imigrasi
- Kalau memang perlu keluar imigrasi, entah iseng pengen penuh-penuhin paspor atau memang besoknya mau lanjut jalan-jalan ke Kuala Lumpur atau penerbangan Domestik Malaysia, mau gak mau ya harus keluar dulu melalui Imigrasi.
- Seperti pengalaman saya pertama tidur di KLIA2, paling enak ya tidur di sofa restoran fast-food seperti Burger King, McD, KFC, dsb. Modal sekian puluh ribu lah untuk beli makan / minum gitu. Bisa hunting lokasi tidur mulai dari lantai 1, 2, 2M atau 3. Kalau satu lokasi penuh, ya silakan diputer-puterin aja itu KLIA2 dari atas ke bawah.
- Beneran gak mau keluar ongkos modal makan minum? Di lantai 2 (setelah keluar terminal Kedatangan), ada beberapa space khusus yang memang disediakan untuk tidur di bandara, tanpa perlu khawatir diusir oleh petugas.
- Kalau space yang saya bilang di atas itu penuh, ya terpaksa cari space kosong atau kursi kosong di seputaran area bandara. Yang penting jangan di pinggir jalan aja
- Nah, kalau mau nyaman, di sini bisa tidur di Capsule Hotel (Container Hotel), letaknya di lantai 1. Perlu turun ke bawah dari terminal kedatangan, dekat dengan loket penjualan tiket shuttle bus. Lumayan jauh jaraknya, ada di pojokan. Kalau memang mau nginep di sini, mendingan booking online dulu, karena beberapa kali mau nginep go-show sering-seringnya penuh.
SUMBER : http://www.chockysihombing.com/tidur-di-bandara-klia2/
nah klo yang sekarang versi gw pribadi, gw lebih sering yang prefer tidur dideket exit kedatangan, dideketnya OLD TOWN WHITE COFFE
Nah klo yg di deket telpon ini , nggak pakai karpet jadi harus bawa alas sendiri,, cuma dingin bgt cuy, gw disni krn gw harus charge Hp gw, bisa dilihat tuh. yg ini lokasi klo lu dr exit kedatangan klo OLD Town Coffe lurus kedepan, ini belok ke kanan sampai mentok deket eskalator.
atau kalau mau yang nggak terlalu dingin buat tidur, bisa diluar, deket Mcd pintu keberangkatan antar bangsa dan domestik, jd sebenernya itu open roof buat smoking area gt cm banyak juga yg tidur disitu.
nah untuk carger , sebenernya steker listrik malaysia itu model kaki 3, gimana caranya supaya colokan listrik indonesia bisa dipakai tanpa alat tambahan?
tipsnya, yg paling atas colokan kaki tiganya di tekan pakai pulpen atau kunci rumah supaya terbuka penutupnya, terus masukin deh colokan kaki 2 kita,,, jreeengg nyala deh....
Butuh MANDI ?? (gw sendiri blm coba klo yang ini)
- Di KLIA2 ini banyak terdapat toilet di segala penjuru bandara, tapi yang ada shower-nya setau saya hanya ada di toilet yang dekat dengan pintu masuk penerbangan domestik alias Perlepasan Dalam Negeri (lantai 3), tepatnya di samping KK Mart.
- Ada banyak shower room di sini. Lumayan buat membersihkan badan habis goler-goler di karpet semalaman, hahahaha…
Warning : toilet ini lokasinya di luar terminal kedatangan dan keberangkatan, jadi perlu lewatin imigrasi ya kalau kita sekadar transit di KLIA2 - Nah, untuk toilet ber-shower di terminal keberangkatan Internasional (biar ga perlu lewat Imigrasi), pengalaman saya baru nemu 1 buah saja di area ruang tunggu blok Gate P. Ini pun cuma ada 1 shower saja.
SUMBER : http://www.chockysihombing.com/tidur-di-bandara-klia2/



Blogger Comment
Facebook Comment